Cerita Sex Selingkuh

Cerita Sex Selingkuh Ngentot Tetangga

Cerita Sex Selingkuh Ngentot Tetangga, Cerita Selingkuh, Ngentot Tetangga, Ngentot Selingkuh dengan Tetangga, Cerita Malam, Cerita Dewasa, Bokep Selingkuh

Cerita Sex Selingkuh

Aku dan suami telah pindah kerumah kami sendiri. Kami baru pindah ke suatu kompleks kompleks yang masih paling baru.

Cerita Sex Selingkuh – Agen Bandar Online ¦ Belum tidak sedikit penghuni yang menempatinya, malahan di gang rumahku (yang terdiri dari 12 rumah) baru 2 lokasi tinggal yang ditempati, yakni rumahku dan lokasi tinggal Pras. Rumah Pras melulu berjarak 2 lokasi tinggal dari rumahku. Karena tidak terdapat tetangga yang lain, Pras jadi cepat sekali akrab dengan suamiku.

Cerita Sex Selingkuh – Aku dan Winda, istri Pras jadi seperti kawan lama, kebetulan kami seumuran. Hampir tiap hari kami saling curhat mengenai apa saja, tergolong soal seks. Biasa kami mengobrol di teras depan lokasi tinggal Winda bila sore seraya Winda menyuapi Aria, anak mereka.

Aku tidak cukup “happy” soal hal ranjang ini dengan suamiku.

Cerita Sex Selingkuh – Bukannya suamiku terdapat kelainan, namun dia senangnya tembak langsung tanpa pemanasan dahulu, paling konservatif tanpa variasi dan paling egois. Begitu telah ngecret ya sudah, dia tidak peduli dengan aku lagi. Sehingga aku paling jarang menjangkau kepuasan dengan suamiku.

Sebaliknya Winda bercerita bila dia paling “happy” dengan kehidupan seksnya. Pras nyaris selalu dapat memberikan kepuasan untuk istrinya. Kami saling berbagi kisah dan kadang sangat rinci malah. Sering aku secara terbuka mengaku iri pada Winda dan melulu ditanggapi dengan tawa terkekeh2 oleh Winda.

Cerita Sex Selingkuh – Agen Bandar Bola ¦ Jum’at petang tersebut kebetulan aku sendirian di rumah. Terdengar ketukan di pintu seraya memanggil2 nama suamiku.Aku membukakan pintu.

“Eh .. Mas. Masuk Mas,” sapaku ramah.

Aku baru berlalu mandi sampai-sampai tanpa make up dengan rambut yang masih basah tergerai sebahu. Aku mengenakan daster batik mini warna hijau tua dengan belahan dada rendah, tanpa lengan yang memeperlihatkan pundak dan lengan yang putih dan paling mulus. “Nnng … suamimu mana Sin?” “Wah ke luar kota Mas.” “Tumben Sin dia tugas luar kota.

Kapan pulang?” “Iya Mas, kebetulan terdapat acara promosi, jadi dia mesti ikut, hingga Minggu baru pulang.
Mas Pras ada butuh ama suamiku?”
“Enggak kok, cuman pengin ngajak catur aja. Lagi kesepian nih, Winda ama Aria nginep dirumah ibunya.”
“Wah kalo cuman main catur ama Sintia aja Mas.”
“Emang Sintia dapat catur?” “Eit tidak boleh menghina Mas, biar Sintia cewek belum pasti kalah lho ama Mas.” kata ku seraya tersenyum.
“Ya bolehlah, aku pengin menjajal Sintia,” katanya dengan nada agak nakal.

Aku melulu tersenyum membalas godaanku. Aku membuka pintu lebih lebar dan mempersilahkan dia duduk di kursi tamu.

“Sebentar ya Mas, Sintia ambil minuman. Mas susun dulu caturnya.”

Cerita Sex Selingkuh – Aku melenggang ke ruang tengah. Pas aku melangkah sambil membawa baki yang mengandung 2 cawan teh dan sepiring kacang goreng kegemarannya dan suamiku bila lagi main catur, dia sedang merangkai biji2 catur dipapannya.

Cerita Sex Selingkuh – Aku membungkuk menempatkan baki di meja, mau enggan belahan dada dasterku tersingkap dan menyingkap dua bukit toketku yang putih dan paling padat. Aku tidak menggunakan bra. Kemudian aku duduk di kursi sofa di seberang meja.

“Siapa jalan duluan Mas?” “Sintia kan putih, ya jalan duluan dong,” jawabnya.

Cerita Sex Selingkuh – Beberapa ketika kami mulai asik menggerakkan buah catur. Aku memperlihatkan bahwa aku lumayan menguasai permaian ini. Beberapa kali tahapan ku menciptakan dia mesti beranggapan keras. Tapi aku juga kerepotan dengan langkahnya.

Beberapa kali aku mesti memutar otak. Kadang2 aku menunduk di atas meja yang rendah tersebut dengan kedua tanganku bertumpu di pinggir meja. Posisi ini pasti saja menciptakan belahan dasterku tersingkap lebar dan kedua toketku yang aduhai tersebut menjadi santapan lunak kedua matanya.

Cerita Sex Selingkuh – Satu dua kali dalam posisi seperti tersebut aku mengerling kepadanya dan memergoki dia sedang merasakan toketku. Aku tidak mempedulikan matanya menjelajahi toketku sampai-sampai aku sama sekali tidak mengupayakan menutup daster dengan tanganku.

“Cckk cckk cckk Sintia memang hebat, aku ngaku kalah deh.”
“Ah dasar Mas aja yang ngalah dan nggak serius mainnya. Konsentrasi dong Mas,” jawab ku seraya tersenyum menggoda.
“Ayo main lagi, Sintia belum puas nih.” kataku rada genit.

Kami main lagi, permainan berlangsung lebih seru, sampai-sampai suatu saat saat sedang berpikir, tanpa sengaja tanganku menjatuhkan biji catur yang telah “mati” ke lantai. Dengan mata masih menatap papan catur aku mengupayakan mengambil biji catur tsb dari lantai dengan tangan kananku.

Cerita Sex Selingkuh – Judi Tembak Ikan ¦ Rupanya dia pun melakukan urusan yang sama, sampai-sampai tanpa sengaja tangan kami saling bersenggolan di lantai. Entah siapa yang memulainya, namun kami saling meremas lembut jari tangan di sisi meja seraya masih duduk di kursi masing2. Aku menyaksikan ke arah nya. dia masih dalam posisi duduk menunduk . Jari tangan kirinya masih terus meremas jari tangan kananku.

Tangan kanannya mulai menelusup di balik dasterku dan merayap pelan mengarah ke puncak toket ku yang sebelah kanan. Toketku memang paling padat. Bentuknya sempurna, ukurannya lumayan besar sebab tangannya tak dapat mengangkup seluruhnya.

Cerita Sex Selingkuh – Jari2nya mulai menari di dekat pentil ku yang telah tegak menantang. Dengan jempol dan telunjuknya dia memelintir lembut pentilku yang mungil itu. Aku pulang menggelinjang kegelian. Aku menolehkan wajah ke kiri dengan mata yang masih terpejam. Dia melumat bibirku. Kami pulang berciuman dengan panasnya seraya tangannya terus bergerilya di toket kananku. Ciumannya semakin buas dan sesekali menggigit lembut bibirku.

Kemudian jari2 tangan kirinya mulai mengelus semak2 yang terasa paling lembut itu. Aku bereaksi terhadap belaiannya dengan menciumi leher dan telinga kanannya. Aku semakin erat memeluknya. Tangan kanannya dari tadi tak berhenti meremas2 toket ku yang paling mengandung itu.

Cerita Sex Selingkuh – Jari2nya mulai mengelus lembut no nokku yang paling halus itu. Perlahan dia menyisipkan jari tengah kirinya di celah no nokku. Aku rasakan tidak banyak lembab dan agak berlendir. Dia menyusup lebih dalam lagi hingga dia mengejar it ilku yang paling mungil . Dengan gerakan memutar lembut dia mengelus it ilku.

“Ahhhh … iya … Mas .. ahhhh .. ahhhh.” Jari tengahnya ditekan tidak banyak lebih powerful ke it ilku, seraya digosokkan naik turun.

Aku meresponsnya dengan membuka lebar kedua pahaku, tetapi gerakanku terhalang cd yang masih bercokol di kedua lututku. Sejenak ia menghentikan gosokan jarinya, dia memakai tangan kirinya guna menurunkan cdku. Aku menolong dengan mengusung kaki kiriku sampai cdku terlepas dan melulu menggantung di lutut kanan ku. Gerakan ku telah tak terhalang lagi.

Dengan leluasa aku membuka lebar kedua pahaku. Jarinya kini leluasa mengembara seluruh no nokku yang sudah paling licin berlendir itu. Dia menggosok2 it il ku dengan lebih kuat seraya sesekali mengelus ujung no nokku dan digesek keatas kearah it ilku. Aku menggelinjang semakin hebat.

“Aaaaaahhhhh …. Mas .. Mas ….. ahhhhh .. terus … ahhhhh,” pintaku seraya meracau enaknya Ngentot Memek Istri Tetangga. Intensitas gosokannya semakin dia tingkatkan.

Cerita Sex Selingkuh – Agen Bandar QQ Online ¦ Aku melenguh dalam satu tarikan nafas yang panjang. Tubuhku tidak banyak menggigil. Aku dapat merasakan jari tangannya kian terjepit kontraksi otot no nokku, dan bersamaan dengan tersebut cairan no noktku mengguyur jarinya. Aku sudah nyampe. Dia tidak menghentikan gerakan jarinya, melulu sedikit meminimalisir kecepatannya.

Tubuh ku masih menggigil dan menegang. Mulutku tersingkap tapi tak terdapat suara yang terbit sepatahpun, melulu hembusan nafas powerful dan pendek2 yang terbit lewat mulutku. Kondisi demikian dilangsungkan selama sejumlah saat. Kemudian tubuh ku berangsur melemas, dia juga memperlambat gerakan jarinya hingga akhirnya dengan paling perlahan dia cabut dari no nokku.

Cerita Sex Selingkuh – Perut ku sungguh kecil dan rata, tak terlihat sedikitpun timbunan lemak disana. Pinggulku sungguh estetis dan pantatku paling sexy, padat dan paling mulus. Pahaku paling mulus dan padat, betisku tidak terlalu besar dan pergelangan kakiku paling kecil.

“Mas culas … Sintia udah telanjang namun Mas belum buka cdnya.”

Cerita Sex Selingkuh – Tanpa menantikan reaksinya, aku maju selangkah, agak menunduk dan memelorotkan cdnya. Dia menolong dengan melangkah terbit dari cdnya. kon tolnya yang sejak tadi telah berdiri tegak langsung menyentak. Besar dan panjang, mengangguk2 saking kerasnya. Kami berdua berdiri berhadapan seraya bertelanjang bulat saling memandangi.

Cerita Sex Selingkuh – Tak tahan menyaksikan tubuh molek ku, dia maju langung mendekap tubuhku erat. Kulit tubuhku langsung bersentuhan dengan kulit tubuh nya tanpa sehelai benangpun yang menghalangi.

“Kamu cantik dan seksi sekali Sin.”
“Ah Mas ngeledek aja.”
“Bener kok Sin.”

Aku membuka selangkanganku semakin lebar dan menekuk lututku serta mengusung pantatku. Dia segera memegang pantatku seraya meremasnya. Lidahnya semakin leluasa menari di it il ku.

“Aaaaaahhhhhh …. enak Mas …. enak …. ahhhh .. iya …. ahhhh.”

Hanya tersebut yang terbit dari mulut ku mencerminkan apa yang sedang kurasakan ketika ini. Dia semakin meningkatkan pekerjaan mulutnya, dia mengkatupkan kedua bibirnya ke it il ku yang begitu mungil, dia menyedot lambat2 benda sebesar kacang hijau itu.

“Maaaaasss …. nggak tahaaaan … ahhhhh .. Maassss.”

Cerita Sex Selingkuh – Dia mencungkil tangan kanannya dari pantat ku, lantas jari tengahnya kembali bertindak menggosok it ilku. Lidahnya dijulurkan mengorek semua lubang no nokku sejauh yang dia bisa. Tubuhku menegang sampai-sampai pantat dan selangkanganku semakin terangkat, kedua tanganku memegang erat kain sprei.

Dia menggenggam jemariku yang lentik dan ditariknya menghampiri ke mulutnya. Dia memegang telunjukku lantas dimasukkan ke dalam mulutnya. Dia menggerakkan masuk terbit dengan lambat seraya sesekali dijilat dengan lidahnya ketika jari lentikku masih dalam mulutnya. Aku segera paham bahwa dia sedang memberi “bimbingan” bagaimana seharusnya yang kulakukan.

Cerita Sex Selingkuh – Domino QiuQiu 99 ¦ Tubuhku tiba2 mematung dan dia menikmati cairan hangat meleleh terbit dari no nokku. Dia langsung memblokir no nokku dengan mulutnya dan tidak mempedulikan cairan kenikmatanku mengairi lidahnya. Rasanya asin namun sama sekali tidak amis sampai-sampai dia tak ragu menelan cairan tersebut sampai tandas.

Kemudian perlahan dia mulai lagi menciumi dan menjilati semua permukaan no nokku. Otot ku telah agak mengendur juga. Aku mulai lagi mengerjakan segala percobaan dengan mulut dan lidahku ke kon tolnya. Kami mulai lagi dari awal. Perlahan tetapi pasti, aku mulai memanjat lagi puncak kesenangan birahiku.

Cerita Sex Selingkuh – Dia menangkupkan kedua tangannya ke bukit pantat ku dan mulai mengelus dan meremas lembut. Aku menanggapinya dengan sedotan panjang di kon tolnya. Lidahnya kembali mencari segala penjuru selangkangan ku. Beberapa saat lantas tubuh ku pulang gemetaran.

Dia menghirup bibir no nokku dan menyorongkan lidahnya sedalam barangkali ke dalam no nokku yang merangsang. Dia pun mulai merasa bila pertahanannya mulai goyah dan bendungannya bakal segera ambrol.

Otot-otot bibir no nokku serasa berdenyut-denyut laksana meremas-remas kon tolnya. Crreeeettt…pejunya ngecret didalem no nokku, hangat, menciptakan aku merem melek sejenak. Kami berdua sama-sama nyampe. “Oh Sin, puas sekali ngen tot denganmu..!” desahnya. Kami masih berdekapan sebentar dengan kon tolnya masih tenggelam di no nokku, berciuman.

Cerita Sex Selingkuh – Website Judi Online ¦ Kemudian dengan malas kami ke kamar mandi untuk mencuci diri. Di kamar mandi kami saling menyabuni dan saling mencuci tubuh kami. Dia jadi semakin mengagumi tubuh ku. Tak terdapat segumpal lemakpun di tubuhku dan semuanya padat berisi. END

Cerita Sex Selingkuh Ngentot Tetangga ¦ SITUSDEWASA.online
http://situsdewasa.online/cerita-sex-selingkuh/
Copyright © 2018 Situs Dewasa Online All Right Reserved